LPM IAIN Ponorogo Menerima Benchmarking dari IAIN Fattahul Muluk Papua

Kamis, 12 Desember 2019 | Mengawal mutu harus dilakukan dengan berbagai cara. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu sebuah perguruan tinggi adalah melalui benchmarking. Benchmarking merupakan suatu kegiatan pembandingan proses dan ukuran kinerja suatu instansi dengan instansi lain. Demikian halnya dengan benchmarking yang dilakukan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Fattahul Muluk Papua di IAIN Ponorogo. Tujuannya adalah untuk membandingkan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) di kedua perguruan tinggi. Baik terhadap keberadaan dokumen yang meliputi kebijakan mutu, manual mutu, dan standar mutu, maupun terhadap implementasi dan evaluasinya.

Kegiatan yang bertempat di Ruang Pertemuan Rektorat IAIN Ponorogo dipandu oleh Edi Irawan selaku Sekretaris LPM. Acara dimulai dengan sambutan dan ucapan selamat datang oleh Rektor IAIN Ponorogo yang diwakili oleh Wakil Rektor III, Dr. Saifullah, M.Ag. Dalam sambutannya beliau menyampaikan selamat datang di IAIN Ponorogo dan kemudian menceritakan perkembangan IAIN Ponorogo dari STAIN Ponorogo. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari LPM IAIN Fattahul Muluk Papua. Diakhir sambutannya beliau berharap kegiatan ini bisa berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Selanjutnya, Ketua LPM IAIN Fattahul Muluk Papua Dr. H. Miftahul Huda, M.H, menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan yang hangat dari IAIN Ponorogo. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas ilmu yang pernah di sampaikan oleh Bapak Wakil Rektor 1 IAIN Ponorogo pada kesempatan yang terdahulu tentang Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Kehadiran beliau bersama Sekretaris LPM dan Kasubag TU LPM IAIN Fattahul Muluk Papua adalah untuk melihat secara nyata keberadaan dokumen mutu dan implementasinya di IAIN Ponorogo. Beliau juga sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Bapak Warek III, bahwa kerja sama ini harus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Berikutnya Wakil Rektor 1 IAIN Ponorogo, Dr. Basuki, M.Ag. menyampaikan tentang alur proses penjaminan mutu di IAIN Ponorogo. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa mutu sebuah perguruan tinggi itu ditekankan pada pemenuhan kebutuhan pasar dan mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi. Dalam mengawal mutu perlu sinergisitas antara LPM dan Rektorat.

Kemudian acara dilanjutkan dengan paparan tentang keberadaan dokumen mutu di IAIN Ponorogo oleh Ketua Pusat Pengembangan Standar Mutu, Ulum Fatmahanik, M.Pd. Setelah itu, diikuti dengan pemaparan proses pelaksanaan audit dan pengendalian mutu internal di lingkungan IAIN Ponorogo oleh Ketua Pusat Audit dan Pengendalian Mutu Internal, Dr. Mambaul Ngadhimah, M.Ag. Adapun proses penyusunan TOR dan pelaporan kegiatan disampaikan oleh Kasubag TU, Suwondo, M.Ak. Acara diakhiri dengan tanya jawab seputar pelaksanaan sistem penjaminan mutu. Seusai acara inti, dilakukan kunjungan lapangan di LPM untuk melihat bukti-bukti dokumen sistem penjaminan mutu di IAIN Ponorogo. (Ads/NI)