WORKSHOP DESAIN KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI IMPLEMENTASI KAMPUS MERDEKA_MERDEKA BELAJAR SESUAI DENGAN SN-DIKTI DENGAN PENDEKATAN OBE

Seiring dengan dikeluarkannya kebijakan dari Menteri Pendidikan & Kebudayaan, Nadiem Makariem untuk mempesiapkan sistem pembelajaran Kampus Merdeka-Merdeka Belajar (KMMB) IAIN Ponorogo, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) mengadakan workshop pada hari Kamis-Jumat (25-26 Februari 2021) bertempat di Aula Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) dengan Narasumber Dr. Ir. H. Syamsul Arifin, M.T (Dosen Jurusan Teknik Fisika FTI ITS dari Institut Teknologi Sepuluh November dan sebagai tim Ahli Kurikulum dan Pembelajaran (Akademik, vokasi, profesi dan LPTK) direktorat pembelajaran dan kemahasiswaan Kemenristekdikti.

Dalam acara ini, dihadiri oleh Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II, Wakil Rektor III dan diikuti oleh para Dekan, Wakil Dekan I, Kaprodi dan jajaran Pejabat di Lingkungan IAIN Ponorogo.

Kegiatan diawali dengan penyampaian oleh Ketua LPM (Dr. Mukhibat, M.Ag). Beliau menyampaikan bahwa untuk bisa menjalankan berbagai kegiatan yang bermanfaat dengan tujuan peningkatan Pendidikan yang ada, khususnya pada peningkatan perkembangan terkait dengan kurikulum yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait dengan Kampus Merdeka-Merdeka Belajar.

Sementara itu Wakil Rektor I Bidang Akademik  dan Kelembagaan (Dr. Basuki, M.Ag.) menyampaikan sekaligus membuka acara tersebut kegiatan Workshop KMMB tersebut dilaksanakan sebagaimana sesuai amanat Menteri Pendidikan Pendidikan dan Kebudayaan bahwa MBKM eksensinya memberikan kebebasan belajar dari berbagai birokratisasi dimana Dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit, dan juga Mahasiswa diberikan kebebasan dalam mengambil bidang kajian dan materi yang sesuai dan diinginkan. Selain itu Wakil Rektor I juga menyampaikan kegiatan Workshop MBKM tersebut sangat penting untuk dilakdanakan sebagai langkah untuk menyikapi kebijakan tentang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) juga harus dicermati bagaimana Implementasi pada kurikulum pembelajaran yang ada.

Kegiatan pada hari pertama, membahas mengenai Penyampaian: Pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi sesuai SN-Dikti dengan pendekatan OBE yang disampaikan langsung oleh Dr. Ir. H. Syamsul Arifin, M.T dan di moderatori oleh Kepala Pusat Audit dan Pengendali Mutu Internal (APMI) Ibu Dr. Mambaul Ngadhimah, M.Ag.

Dalam workshop ini, Dr. Ir. H. Syamsul Arifin, M.T menyampaikan beberapa kajian seperti: a. Relaksasi Kurikulum & OBE, b. Dasar dan Siklus Pengembangan KPT, c. Merumuskan Profil Lulusan & CPL Program Studi, d. Pembentukan MK & Perhitungan bobot sks MK, e. Matrik Distribusi Mata Kuliah (MK) & Peta Kurikulum, dan Penyusunan RPS Mata Kuliah. Hal ini dilakukan agar mampu mendesain dan pengembangan kurikulum Pendidikan Tinggi dengan implementasi BKP-MBKM sesuai dengan SN-Dikti dengan paradigma OBE.

            Pada hari berikutnya, membahas mengenai Penyajian: Implementasi Bentuk Kegiatan Pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (BKP-MBKM) pada kurikulum Pendidikan Tinggi. Disini dijelaskan berbagai hal seperti a. Paradigma & Kebijakan Kampus Merdeka, b. Implementasi BKP-MBKM; Magang/Praktik Kerja & Pertukaran Pelajar, c. Penjaminan Mutu Implementasi BKP MBKM. (RR)