Search
Close this search box.

Buku Pedoman AMI: Bukti Tetap Produktif Selama WFH

Notifikasi pesan baru Group WhatsApp “Quality Assurance of IHE” selalu berbunyi setiap saat. Tidak mengenal waktu. Meskipun wabah Corona Virus (Covid-19) mampu melumpuhkan beberapa aktivitas, namun tidak berlaku di dunia penjaminan mutu. Mulai jam 02.30 WIB sudah sambung menyambung membahas mutu. Bahkan sampai melampaui pukul 24.00 WIB. Diinisiasi oleh Dr. Muhammad Fakhri Husein, S.E., M.Si., Ketua LPM UIN Sunan Kalijaga, selama wabah corona dibentuk tim relawan yang bekerja bersama menyusun pedoman audit mutu internal (AMI).

Sebanyak 54 PTKIN se-Indonesia mewakilkan delegasinya untuk bekerja bersama. Menyamakan persepsi tentang prosedur audit mutu internal. Berbekal pengalaman masing-masing PTKIN. Sebenarnya sebagian besar PTKIN telah memiliki pedoman sendiri-sendiri. Namun dokumen tersebut belum diselaraskan dengan sesama PTKIN. Melalui kegiatan ini, dilakukan penyusunan pedoman secara bersama dan digunakan secara bersama pula.

Adalah Dr. Mukhibat, M.Ag., Ketua LPM IAIN Ponorogo yang mewakili IAIN Ponorogo. Sebagai PIC (Personal in Contact). Dosen Manajemen Pendidikan ini mendapatkan tanggung jawab sebagai koordinator penyusun Kode Etik Audit Mutu Internal. Dengan berkolaborasi bersama para anggotanya, yaitu Dr. Yayu Heryatun, M.Pd. (UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten), Sri Hadijah Arnus, S.Sos., M.Si. (IAIN Kendari), dan Eka Yanuarti, M.Pd.I. (IAIN Curup), semua tugas berhasil diselesaikan dengan baik. “Berkat dukungan dan kerjasama seluruh tim, Kode Etik Audit Mutu Internal sudah selesai” jelas Ketua LPM periode 2017-2021 ini. “Sudah saya serahkan kepada koordinator dan sekarang sudah terkompilasi menjadi pedoman AMI” pungkasnya.

Buku hasil kerja bersama selama WFH ini nantinya akan dibagikan keseluruh PTKIN se-Indonesia. Selanjutnya, bahan tersebut disesuaikan dengan kondisi perguruan tinggi masing-masing. Menjadi pedoman dalam melaksanakan audit mutu internal. Muaranya adalah meningkatnya mutu PTKIN. Semoga produk ini juga bermanfaat bagi pengelolaan dan penjaminan mutu di lingkungan IAIN Ponorogo. (NI)